Bungkam

Tak teurai lagi alunan cinta

tertahan

Ego menjelma laksana buta

siap menelan bintang

yang tergantung indah

Langit angan tergulung

menyesap butiran embun

berkerak mengkristal

tak berderak

berdetak dalam diam

tak memecah sunyi

menggaung lemah

tak tersampaikan

diburu waktu tuk menghempas

seluruh cinta yang terbungkam

by Lia, 11 Juli 2008, Bandung

1 Komentar

  1. hayoo siapa nih…
    terlepas dari ini untuk siapa, puisi ini bagus…kaya kosakata…& maknanya juga dalem…
    ego, lemah, waktu..ohmaigat, emang bungkam selalu jadi pilihan.
    caiyoo…


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar