TA… TA… TA… Tugas Akhir

Ahhhh… akhirnya topik ini harus aku tulis juga deh. Padahal sejak 4 bulan lalu, saat pertama serius buat menggarap TA (Tugas AKhir) alias skripsi… aku udah janji gak nulis tentang TA di blog, curhat atau apapun.. tapi setelah 2 bulan mundur-mundur gak  jadi sidang…. gatel juga pengen curhat…

Banyak hal yang jadi pelajaran saat mengerjakan Tugas Akhir ini :

1. Ternyata kebanyakan membaca paper dan referensi bakal bikin terlalu banyak informasi yang tersimpan yang kemudian akan menyebabkan sulit dalam memilah dan milih informasi yang akan di masukkan ke dalam buku. Ada seorang teman berkata yang seminar setelah saya tapi lulus lebih awal: “wuah, referensi yang kupakai sedikit Mel, bahkan aku kurang peduli sama referensi. Tabrak ajah, kalau masih ada yang bingung, aku gak cari cari referensi lagi, referensi yang ada aja dicoba buat disambung-sambungin.”

2. Jangan remehin waktu, sebenarnya konsep ini harus ditekankan dalam semua aspek hidup sih. Ya, saat mengerjakan Tugas Akhir, ubahlah konsep waktu adalah uang, waktu adalah makan, atau waktu adalah tidur, dsb. Jadikan Waktu adalah Tugas Akhir… dedikasikan semua waktu jika mau cepat selesai.

3. Sering-seringlah bimbingan, jangan sotoy kayak saya… hehehe… walaupun banyak referensi di mbah Google atau punya perpustakaan pribadi di rumah, fungsi bimbingan harus dimaksimalkan. Karena semakin sering kita bertemu dengan sang editor alias pembimbing, semakin mudah ditemukan setiap kesalahan kecil yang kita lakukan. Lain halnya kalau bimbingannya jarang-jarang, bisa- bisa kesalahan kesalahan kecil tersebut menjadi besar dan membengkak sehinggan buku tugas akhir malah harus dirombak semua…

4. Tetap jaga pola hidupmu sehari-hari.  Kalau di hidup sehari-hari kamu jarang begadang, saat mengerjakan tugas akhir gak usah terlalu memaksakan diri untuk begadang. Tetap jaga pola hidup seperti layaknya hari-hari biasa, agar tubuhmu tidak kaget dan sakit karena pola hidup yang tidak teratur. Jaga Pola makan, cukup tidur dan jangan tinggalkan olahraga.

5. Beribadah, ini yang penting juga…. Selama proses pengerjaan TA, pendaftaran, bahkan saat sidang banyak sekali faktor X yang akan menghalangi setiap langkah. Faktor X ini bener-bener hambatan yang tidak bisa kita duga, baik hal buruk maupun hal membahagiakan yang membuat kita terlena.  Karena yang Maha Tahu dan Yang Maha Berkehendak hanyalah Tuha, maka dengan berdoa kepadaNyalah, kita dapat terhindar dan diberikan jalan keluar atas setiap masalah, agar dilancarkan jalan untuk segera lulus dari kampus tercinta.

6. Sering-sering ngobrol dengan teman seperjuangan, ini berfungsi untuk tetap mengobarkan semangat dan mengibarkan bendera perang terhadap tugas akhir…. Tapi temen-temen yang diajak diskusi juga harus pilih-pilih… Pilih yang bersemangat tinggi biar ketularan. Jangan sampai salah pilih temen diskusi, yang bawaannya pesimis atau yang sukanya ngeluh-ngeluh bilang gak bisa yang ada malah ikutan melempem.

apa lagi yhaaaa… kalau ada keingetan lagi ntar ditambahin deh… sementara ini aja dulu…

-Amel yang masih berjuang buat meloloskan diri dari bangku kuliah-

9 Tanggapan

  1. Yang terakhir, kalo udah bener-bener mentok, Lobying perlu juga dilakukan. bukan berarti nyogok atau gratifikasi atau semacamnya, tapi lobying yang bersifat argumen dan sedikit merayu jikalau deadline sudah bener-bener mepet.
    Selamat Berjuang ya, Amel…!

  2. hem… setelah ini, sekolah yang (kadang) ada bagian2 yang nggak penting ini, saya akan segera menghadapi skripsi yang panjang. semoga sukses ujiannya! :D lulus dengan baik :D aamiin allahuma aamiin..

  3. wew, ngena bgt buat saya…
    tambahan Mel : jangan mengenal pendapatan (gaji / laba dari berwiraswasta) sebelum lulus… bisa2 ga semangat lulus deh… contohnya uda banyak *saya salah satunya :(

    btw, si saya ngelink ya…

    • Benar sekali kak Shiddieq… aku emang suka nerima job job kecil gitu… awalnya buat isi waktu yang masih luang karena cuman buat ngerjain TA… Eh akhirnya malah TAnya terbengkalai… doh

  4. Tantang “Sering-seringlah bimbingan”. Kalau mba terkadang malas bimbingan karena merasa belum siap, belum ini atau itu. Padahal setelah bimbingan, jadi dapat jalan keluar baru.

    Semangat, mel!
    Pasti bisa!

    • setuju banget sama Mba Pucha….

  5. wah mantab nih masukan yang amel tulis bwt kawan2 yang lagi nyelesaiin TA or skripsi (termasuk ale).
    nambahin dikit ya; Ketika sedang penelitian ataw menyusun pembahasan TA, Ga ada salahnya kita melaporkan kondisi ke orang tua dan mengharapkan didampingi dengan lantunan Doa beliau, apalagi kita yang sedang jauh dengan orang tua, merujuk kembali bahwa RidloLLohu fii Ridlolwalidain (Ridlonya Allah ada pada Ridlonya Orang Tua),

    Semoga kita Lulus dengan barokah dan pada waktu yang tepat :D
    (amiin….allahumma amiin)
    Semangat mel! Chayo!

  6. jadi gatel pengin komen….

    kunci TA sebenernya cuma satu hal, yaitu : FOKUS…
    fokus pada tujuan, fokus pada permasalah, dan fokus untuk mencari jalan keluar..

    TA yang pertama, karna ga fokus (ditinggal nyari berlian, ditinggal maen) akhirnya setelah 3 tahun juga ga selesai..
    TA yang kedua, selain udah kena deadline…setelah fokus, ternyata bisa diselesaikan dalam waktu 2 minggu..

    trus jangan mepet waktu nyiapin, ntar ga bisa nyusun ’skenario’ khusus..jadi, jangan sering ngilang dari kampus..bikin semangat luntur tuh.

    satu lagi, sebaiknya moment prasidang bener-bener dimanfaatkan secara maksimal. sebisa mungkin presentasi TA seperti saat sidang..

    sekalian buat simulasi, ngatur waktu, lobi dengan pembimbing kalo memang masih ada sedikit masalah..

    dan yang pasti semua itu ga akan berguna kalo ga diiringi doa..banyak-banyak minta doa dari orang-orang tersayang, sahabat-sahabat, dan juga dosen-dosen..

    n d last….JANGAN KERJA DULU SEBELUM LULUS……..JANGAN KENAL DUIT DULU SEBELUM LULUS…Sangat berbahaya ituh..

  7. Wah.. tipsnya oke2 ni.
    Harusnya dari dulu2 dong, Mel, nulisnya..

    paling suka yang no 2.
    ya udah deh, sekarang mottoku:
    waktu adalah skripsi!


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan sebuah tanggapan